Tentang Saya

Tampilkan postingan dengan label chit-chat =D. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label chit-chat =D. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 November 2014

New Born




Hidup ibarat pecahan-pecahan puzzle yang satu persatu harus kita temukan bagian-bagiannya. Untuk menemukan setiap potongan puzzle itu, kita harus melewati suatu transisi. Transisi dimana kita akan selalu bertemu orang-orang baru, masuk kedalam kehidupan mereka, atau membiarkan mereka masuk. Kita akan menemukan satu potongan puzzle berikutnya setiap berhasil melewati masa-masa itu, masa dimana kita akan bertemu banyak orang, mulai terbiasa dengan lingkungannya , dan tentu dengan beberapa masalah baru yang bahkan asing.

Ada beberapa waktu dimana kita hanya perlu membiarkan mereka masuk dan singgah, bukan untuk menetap. Ada beberapa orang yang tadinya kita anggap penting dan kemudian cukup untuk kita tahu namanya saja. Ada beberapa orang yang harus kita hapus dari daftar. Hidup ini soal menemukan, temukan mereka yang membuat kita nyaman, yang membuat kita hidup. Yang mengarahkan kita pada setiap potongan puzzle baru, bukan mereka yang membuat kita mengalami penurunan kwalitas diri. Bukan mereka  yang memeluk kita lebih erat agar mampu menancapkan pisau lebih dalam, mereka yang palsu. Ada beberapa orang yang jika menemukan mereka adalah seperti berjalan melewati labirin dan bertemu jalan buntu. Kita hanya perlu bergerak melewati labirin itu, menemukan jalan keluar.

Tapi ada mereka yang kita simpan dalam-dalam, yang menemukan mereka adalah suatu anugerah hidup, yang kehilangan mereka membuat kita ketakutan setengah mati. Ada beberapa dari mereka yang membuat kita menyesal untuk telah tidak menemukan mereka lebih awal. Ketika menemukan mereka selalu terasa seperti lahir kembali. Adalah orang-orang yang berada di barisan yang kita genggam erat-erat. Yang membuat kita tak pernah menyesal menghabiskan seumur hidup untuk menemukannya. Dan lagi, hidup ini soal menemukan. Temukanlah mereka yang membuatmu menjadi lebih baik di keesokan harinya, membuatmu lebih dekat dengan Tuhan, patuh kepada orang tua, lebih lihai menjaga lisan dan perasaan, membuatmu meninggalkan perdebatan, dan membuat hatimu bersih dari iri dengki. Karena dengan menemukan mereka, kita seperti terlahir kembali.

Jumat, 05 September 2014

Graduation Day

There's no word that i can write. Im just happy, too happy. 
Happy graduation, Syarah Tania, A.Md !  
 






Kamis, 07 Agustus 2014

The Fault In Our Stars

 
"Akan datang suatu waktu ketika kita semua  mati. Semua dari kita. Akan datang suatu waktu ketika tidak ada lagi manusia yang tersisa untuk mengingat bahwa kita pernah ada dan apa saja yang kita lakukan. Tidak akan ada yang tersisa untuk mengingat Aristoteles atau Cleopatra, apalagi kamu. Apapun yang kita lakukan ,bangun, tulis ,pikir dan temukan akan dilupakan dan semua ini akan menjadi sia-sia. Mungkin saat itu akan segera datang atau bisa jadi jutaan tahun lagi, tapi bahkan jika kita bertahan hingga runtuhnya matahari, kita tidak akan bertahan selamanya. Ada waktu sebelum organisme mengalami kesadaran, dan akan ada waktu setelahnya. Dan jika menjadi terlupakan membuatmu khawatir, saya menyarankanmu untuk mengabaikannya. Tuhan tahu apa yang orang lain tidak"
 
-Hazel Grace pada Augustus Waters-

Senin, 28 Juli 2014

Menuju Wisuda

       At least not at last, satu lagi masa-masa sulit dalam hidup saya hampir berhasil saya lewati. Sebentar lagi, saya akan diwisuda. Sungguh bukan perihal mudah untuk sampai pada kenyataan membahagiakan ini. Saya butuh waktu berbulan-bulan berkutat dengan laporan akhir saya. Saya harus menyelesaikan laporan dan pembuatan alat secara bersamaan sebelum deadline semakin dekat. Belum lagi kenyataan bahwa dosen pembimbing begitu sulit ditemui ditambah lagi revisi-revisi yang tidak pernah bersahabat. Saya harus merelakan waktu tidur dan istirahat berkurang. Saya juga harus memangkas waktu menonton atau sekedar pergi ke mall. Kantung mata pun makin hari makin menghitam, jerawat yang mulai bermunculan. Haha saya terlalu banyak menegluh.
       Tapi sungguh, semua ini tidak akan menjadi lebih mudah tanpa orang -orang disekeliling saya. Orang tua saya, mereka partisipan paling berpengaruh dalam memotivasi saya, mendukung secara moril dan materil. Saya tidak pernah kehabisan perhatian secuil pun. Adik saya, dia selalu punya cara untuk membuat saya lebih bersemangat. Saya mencintainya terus dan terus. Dan lelaki saya, i couldn't ask for another man. Dia lelaki terbaik yang pernah saya temui sejauh ini. Dia selalu rela menghadapi saya yang sering uring-uringan, selalu bersedia mengantar jemput saya kemanapun saya pinta. Lelaki saya ini membuat saya semakin tidak ingin melihat laki-laki lainnya. Teman-teman saya, mereka selalu menjadi tempat bertukar cerita, tentang masalah apa saja yang kami lewati hari ini.
       Dan hari itu, hari dimana nama saya akan dibubuhkan embel-embel gelar dibelakangnya, akan segera tiba. Saya akan menjadi luar biasa bahagia sekaligus sedih. Bahagia karena saya akan melihat senyum orang tua saya mengembang di wajah mereka. Sedih karena tidak akan ada lagi kebersamaan seintens itu bersama sahabat-sahabat saya. Terimakasih ya Allah karunia-Mu atas orang-orang yang luar biasa ini.

Jumat, 09 Mei 2014

What Daddy Told His Little Girl

Ini adalah apa yang selalu papa katakan setiap aku sibuk mencari alasan saat tengah malas mengerjakan sesuatu. At least, kata-kata inilah yang selalu memotivasi aku untuk berhenti mencari alasan untuk suatu pekerjaan yang harus dilakukan. Thanks pa!

"If you really want something, you will find a way.
If you don't, you will find an excuse."
- Papa-

Senin, 14 April 2014

Kisah Menyeramkan dibalik 5 Dongeng Terpopuler Dunia

       Anda tentu sudah sering mendengar tentang kisah hidup Cinderella yang tadinya dikenal dengan Upik Abu yang penuh derita, kemudian berubah menjadi Putri Kerajaan yang cantik jelita. Anda pun sudah sering mendengar tentang kisah Hansel dan Gretel yang ditinggal oleh orang tuanya di dalam hutan.

       Cerita-cerita menjelang tidur itu memang sangat menghibur dan membawa kenangan masa kecil yang begitu indah. Namun tahukah Anda bahwa dongeng-dongeng tersebut pada awalnya bukan begitu ceritanya. Dalam sebuah buku berjudul The Most Creepy Fairy Tales, dongeng-dongeng itu ternyata awalnya dibuat dengan cerita yang sangat mengerikan dan menakutkan. Beruntunglah kita tidak pernah mendengar kisah sebenarnya dari dongeng-dongeng itu, karena telah dimodifikasi sedemikian rupa (terima kasih untuk HC Anderson, Brother Grimms, dan Walt Disney yang telah mengubah kisah horor itu menjadi dongeng anak-anak yang menyentuh hati). Jika tidak, mungkin masa kecil kita tidak seindah yang kita ingat. Berikut ini adalah kisah sebenarnya dari dongeng-dongeng populer tersebut :

1.  SNOW WHITE & SEVEN DWARFS

Ucapan terima kasih perlu kita alamatkan pada Walt Disney yang telah mengubah kisah Putri Salju dan 7 Kurcaci ini menjadi sebuah cerita yang legendaris seperti yang kita ketahui saat ini. Dalam versi asli epik ini, dikisahkan bahwa Ratu meminta bawahannya untuk menghabisi Putri Salju. Dan sebagai bukti kalau Putri Salju telah terbunuh, sang bawahan harus membawa jantung Putri Salju. Saat melepaskan Putri Salju, Bawahan Ratu membunuh rusa dan membawa jantung rusa itu ke hadapan Ratu, serta mengakui jantung itu milik Putri Salju. Sang Ratu lalu memakan jantung Putri Salju dan berharap kecantikan Putri Salju berpindah padanya.

Di akhir cerita, dikisahkan bahwa Putri Salju yang tewas setelah makan apel beracun, hidup lagi berkat ciuman seorang Pangeran. Setelah Putri Salju diboyong ke istana, sang Ratu dihukum. Namun berbeda dengan versi yang anda ketahui, hukuman untuk Sang Ratu sangatlah kejam. Kakinya dipasung dengan sepatu besi dan si Ratu dipaksa menari sampai mati di hadapan Putri Salju.

Minggu, 13 April 2014

PALSU









Belakangan ini saya dihadapkan dengan begitu banyak pelajaran hidup, bukan, bukan hanya hidup saya saja, tapi juga bagaimana orang-orang di sekitar saya menjalani hidupnya sendiri-sendiri.

Well, satu yang saya pikirkan benar-benar adalah bagaimana kamu harus berani menjadi baik bagi dirimu sendiri. Bukan berani mencitrakan diri sebagai orang baik, tapi mencoba setengah mati menjadi orang baik itu.

Saya dipertemukan dengan beberapa orang perempuan yang, bila kamu lihat dari luar mereka tampak cantik, lemah lembut tapi nyatanya, mereka punya kepribadian yang sangat disayangkan untuk mereka miliki. Saya juga dipertemukan dengan beberapa orang pria yang, bila kamu lihat dari luar mereka tampak tampan, berkecukupan, pandai, populer, dll, tapi ternyata mereka punya kepribadian yang sangat disayangkan untuk mereka milki.

Saya bukan manusia baik, jauh sekali dari baik. Saya masih suka membicarakan orang lain, atau masih suka membandingkan hidup saya sendiri dengan orang di sekitar saya, lalu saya pun mampu seketika merasa tidak beruntung

Ketika ada seseorang yang mampu bertahan hidup dengan memilih tetap menjadi manusia baik-baik, maka sesungguhnya siapa pun pasti mampu.

Tidak ada alasan yang bisa dijadikan pembenaran, untuk melakukan hal-hal tidak baik, apalagi yang luar biasa tidak baik.

Saya sedih sekali, setiap kali berpikir, bahwa mungkin semua orang sudah bosan berusaha menjadi yang terbaik yang mampu mereka bisa.

Saya sangat bersyukur, karena sampai detik ini saya tidak pernah berusaha tampak keren, bila hanya untuk bisa dihargai oleh orang-orang di sekitar saya. Saya tidak perlu pengakuan dari orang-orang yang merasa hanya pantas bergaul dengan kalangan tertentu saja. 

 Saya merasa tidak perlu berbangga karena mengenakan pakaian 'branded'. Rasanya menggelikan bila ada orang yang begitu dengan bangganya memamerkan barang-barang bermerk kepunyaannya. 

 Saya pun merasa sangat beruntung karena hingga saat ini, di usia saya yang sekarang ini, saya tidak pernah terbiasa berbicara kasar tidak pantas atau mengumpat hanya untuk terlihat hebat.

 Saya bangga ketika dibilang "anak mama" karena masih belum diperbolehkan menginap dirumah teman atau sekedar membawa sepeda motor saat pulang pergi kuliah.

 Saya bersyukur karena begitu dicemaskan, selalu ditunggu kepulangan dirumah, pun dilimpahkan kasih sayang berlebih dibanding beberapa orang sekitar yang kurang beruntung.

Saya juga tidak pernah berusaha jadi ini itu agar orang yang saya sayangi, mau tetap berada di sisi saya. Selama saya tahu, bahwa selama ini saya tidak pernah memperlakukan mereka dengan buruk, saya tidak berbohong atau menghianati, maka kalau mereka tetap memutuskan untuk pergi, mereka punya hak untuk melakukannya. Saya tidak perlu disayangi kembali oleh orang-orang yang bahkan tidak bisa memeluk saya seutuhnya. Ketika mereka pergi, saya hanya meyakini satu hal, bahwa mereka baru saja kehilangan satu ketulusan yang saya siapkan untuk mereka. Dan saya bukanlah bagian yang dirugikan atasnya.

Banyak sekali orang palsu di sekelilingmu. Maka bila kamu bertemu yang masih mau jadi dirinya sendiri dan menerimamu sebagai kamu yang sebenarnya, simpan mereka sebagai harta karun. Karena terkadang Tuhan, tidak memberi mereka kesempatan untuk dua kali lewat dalam hidupmu.
-Falafu


Jumat, 28 Maret 2014

Lalu, Apalagi sih Yang Kamu Cari?

Pria yang baik, dekat dengan Tuhannya, dekat dengan keluarganya, lini pertama sahabat-sahabatnya.. Lalu, apalagi sih yang kamu cari?

Pria yang cerdas, teman berdiskusi yang seimbang, santapan intelektual yang menyegarkan otak dan kemampuan bersosialisasi serta penempatan diri yang amat baik.
Lalu, apalagi sih yang kamu cari?

Pria yang memperbolehkan dirimu menjadi diri sendiri seutuhnya, yang memberikan tanggung jawab penuh untuk dirimu berbuat apa yang kamu ingin, yang membuatmu justru menjaga amanatnya untuk tidak kelewat batas.
Lalu, apalagi sih yang kamu cari?

Pria yang murah senyum, berkepribadian tenang dan penyabar. Penyelesai masalah tanpa mengutamakan kata-kata eksplosif dan pribadi yang radikal; apalagi kekanak-kanakan.
Lalu, apalagi sih yang kamu cari?

Pria yang mampu membuatmu tertawa bahkan saat dirimupun tak sanggup tersenyum sendiri, seorang yang silly dengan lelucon segar jauh dari kasar dan menjatuhkan orang lain. Seorang pria yang mampu menghangatkan suasana, seorang pria yang mampu membuat suasana yang beku sekalipun menjadi begitu cair.
Lalu, apalagi sih yang kamu cari?

Pria pertama yang kamu cari saat matamu terbuka dipagi hari, dan orang yang sama yang kamu cari sebelum kamu memejamkan mata di saat tidur malam..
Lalu, apalagi sih yang kamu cari?

Pria yang mampu menjaga keseimbangan dalam hidup. Pekerja keras dalam karir, baik dalam pergaulan. Manusiawi dalam bersosialisasi. Seorang pria dengan split personality sempurna, antara profesionalitas pekerjaan, dan seorang teman minum yang menyenangkan.
Lalu, apalagi sih yang kamu cari?

Pria yang mampu dipercaya ibumu, mampu disayang keluargamu, mampu diterima sahabat-sahabatmu.. Seorang pria yang mampu membangun kepercayaan orang-orang terdekatmu, mampu berbaur tanpa kendala yang berarti..
Lalu, apalagi sih yang kamu cari?

Pria tanpa basa basi, seorang penunjuk bukti tanpa omongan berlebihan mengenai konsep kebahagiaan. Pria tanpa kata puitis, tapi selalu mampu membuatmu mengangkat simpul di bibirmu, tersenyum bahagia. Seorang pria yang mampu membuatmu menangis, bukan karena sakitnya hati melainkan euphorianya perasaan yang meletup-letup.
Lalu, apalagi sih yang kamu cari?
-Falla Adinda-

Rabu, 25 September 2013

25'08'13

Kamis, 05 September 2013

Amazing 10 Days


Jadi kampus aku setiap tahunnya ngadain KKL (mungkin lebih tepatnya jalan-jalan) ke beberapa kota. Nah, KKL jurusannya aku diadain buat 10 hari ke kota Jakarta-Bandung-Yogya-Bali. 10 hari yang berkesan banget, makan tidur bareng, excited nya kita waktu ke tempat-tempat yang baru kita datengin untuk pertama kalinya, foto-foto, belanja, we'll miss that moment one day, guys :')

pas mau berangkat nih :$

suasana di bis

lebih mirip rumah susun daripada bis :D



suasana makan malem :9


kunjungan ke Telkom Bandung

Hotel Rinjani Bandung

Tanah Lot, Bali

Hotel Pelopor, Bali


Tanjung Benoa, Bali

Pulau Penyu, Bali

Hard Rock Cafe, Bali

Pantai Kuta, Bali

Borobudur
Dufan



Sabtu, 03 Agustus 2013

Selamat 1 Tahun

02 Agustus 2013

Hai lelaki kesukaan, rasanya baru kemarin ya kamu memintaku menjadi wanitamu, tetapi hari ini, bilangan hari genap ke 365 sejak hari itu.
Rasanya tetap sama, degupan jantungku juga masih sama tidak teraturnya setiap kita bertemu.
Ah aku juga tetap sering senyum-senyum sendiri saat membaca pesan singkat yang kamu kirimkan padaku setiap harinya.
Selamat 1 tahun ya,Tuan. Terimakasih untuk tidak pernah berkata "tidak" setiap aku meminta.
Dan demi Tuhan aku menyayangimu, Tuan :)

ps: Dan Terimakasih kepada orang sekeliling yang telah mendoakan banyak kebaikan.








Rabu, 26 Juni 2013

Sometimes, We Need to Judge the Book by it's Cover.







Yes! Sometimes, we need to judge the book by it's cover!

       Belum pernah ngebayangin sebelumnya kalo dunia perkuliahan itu sekeras ini. Dulunya, setiap nonton ftv yang tokohnya anak-anak kuliah itu berasa pingin banget, bisa kongkow kapan aja, pake baju-baju bagus tiap harinya, dan gak perlu takut kalo lupa buat pr, dan yg jelas, anak kuliahan itu gak perlu takut dihukum kalo gak bawak topi tiap upacara hari senin. Kalo gak ada jam kuliah, bisa duduk-duduk ditaman kampus sambil ngeliatin anak kece dari jurusan lain.
       
Well, and time flows

       Dan ngerasain juga gimana jadi anak kuliahan. Gosh! Ekspektasi aku tentang anak kuliahan selama ini buyar, udah gitu aja. Terlepas dari wacana-wacan temen yang bilang kalo kita salah jurusan, kuliah itu emang berat broh! Yes, katakanlah aku gak expert di bidang ini, aku suka sastra, tulis-menulis, literasi, dan masuk jurusan teknik komputer itu sama sekali bukan ide bagus. 
       Tercatat sebagai mahasiswi semester 4 jurusan Teknik Komputer di kampus unggulan bukan main bangganya, ada banyak bahkan ribuan orang yang memperbutkan kursi kebesaran kita dikampus ini. But, namanya juga hidup, yang namanya ngeluh pasti ada. Kita dihadapin sama tugas-tugas berat, job-job besar tiap akhir semester, lengkap dengan deadline yang 'tried to kill', dosen-dosen yang kompeten menstandarisasikan mahasiswanya dengan kampus-kampus unggulan nasional setara ITB. Ya, emang bagus sih, kalo tiap akhir semester pulang malem dengan persendian retak (oke ini agak lebay) dan bangun pagi dengan kantung mata menghitam itu juga masuk kategori bagus? Hmm
       Aku nulis ini bukan dengan maksud mengintimidasi mahasiswa kampus lain atau sombong-sombongan, cuma hasil pemikiran beberapa hari terakhir ini. Kadang, kita emang butuh ngelihat suatu hal dari covernya. Perguruan tinggi berakreditasi baik atau unggulan itu emang biasanya menghasilkan bibit-bibit yang baik juga. Pun dosen-dosen yang bener-bener expert dibidangnya itu gak jarang menjadikan mahasiswa yang siap bersaing dan berkualitas juga. Bukan cuma kuliah asal-asalan yang kalo waktunya selesai kuliah ya tinggal nerima ijazah.

       Dan akhir-akhir ini aku lagi berusaha keras buat gak jadi pengeluh, karena kata mama harus pandai-pandai bersyukur. Karena banyak orang yang rela berdarah-darah demi untuk mendapatkan apa yang udah kita miliki selama ini.

Para pengeluh tidak akan mendapatkan selain apa yang mereka keluhkan

listening: Selena Gomez - Who Says