Tentang Saya

Senin, 23 Desember 2013

Kepada Kamu II


Aku pernah begitu jatuh, lupa cara untuk bangkit dan berjalan lagi. Pernah begitu terpuruk dalam kesedihan-kesedihan atas pengkhianatan dari indahnya setia yang aku jaga rapat-rapat.

Lalu kau datang. Tak menawarkan apa-apa selain pundak dan dada yang melarungkan kesedihan-kesedihan.
Dan aku jatuh telak dalam dekapmu. Dalam pelukan lengan yang terbitkan hangat di dalam dada. Dalam bisik peluk paling puisi yang membuatku merasa begitu dicintai. Dan aku tak merasa harus bangkit dari sana, tak merasa harus pergi dan berjalan lagi.

Sayang, betapa pelukmu adalah obat bagi rinduku yang pesakitan.
Betapa tawamu mampu hadirkan cahaya pada gulita yang membutakan.
Betapa kau begitu memesona bagi hatiku yang rapuh untuk kembali jatuh cinta.
Sungguh semesta mempertemukanku padamu agar aku belajar cara bersyukur.

Maka, jaga dirimu dan rindu (kita) yang mengungkung dadamu baik-baik, sampai semesta mengizinkan temu dan berjanjilah, saat (pertemuan) itu terjadi, kau dan aku akan sama-sama membunuh rindu dalam dekapan-dekapan yang dicatat semesta sebagai terang bagi bintang-bintang baru. Berjanjilah untuk ikut menyaksikan rindu yang mengusik kita selama ini mati satu-satu.

Kamu..
Terimakasih untuk datang di waktu yang tepat.
Terimakasih untuk tak pergi dan memilih memperjuangkan.
Terimakasih untuk mengingatkanku bagaimana cara jatuh cinta.

Kepada laki-laki yang paling pandai menyesaki dadaku dengan debar bahagia dan rindu, aku sayang kamu.

Sabtu, 21 Desember 2013

Selamat hari mama!

Selamat tanggal 22, ma!
Terima kasih untuk telah menjadi mama paling hebat satu dunia.
Terima kasih untuk sebuah kebanggan karena terlahir dari rahimmu.
Meski tidak sekali atau dua kali aku membuatmu naik darah, tapi percayalah aku mencintaimu.
Terima kasih untuk kasih sayang yang tak berujung. Terima kasih ma.



Rabu, 18 Desember 2013

Two Idiots♥

 
Everythings behind our crazy laughs, deep talks, stupid little fights, dumb jokes
.....
I fell in love

Dear...

          


       SMA adalah hasil pengonspirasian semesta dimana kita pertama kali dipertemukan waktu. Dan tidak satupun diantara kita yang menyangka bahwa hari ini tengah berlangsung, hari dimana kita saling menautkan hati, saling menggenapkan, dan saling menguatkan mimpi. Ya, kamu adalah laki-laki yang membuat satu per satu mimpi saya menjadi nyata.

          Dan tak terhitung berapa banyak kita telah saling membalikkan badan satu sama lain, terkadang saling mengacuhkan, berkali-kali berusaha saling tidak peduli. Tapi pada akhirnya kita akan saling menyesal. Lalu kita akan berlari menuju lengan satu sama lain, saling menggenggam tangan satu sama lain, dan memeluk erat satu sama lain. Berjanjilah untuk terus seperti ini. Berjanjilah entah itu 10 tahun lagi, 20 tahun lagi, 30 tahun lagi hingga kita menua, berjanjilah untuk tetap bersemangat menuju kearahku seperti pertama kali kita jatuh hati.

Minggu, 01 Desember 2013

Disini


Kalau kamu ada di sini. Aku harap pintu itu menghilang, agar kau menetap dan tak kembali pulang.
Kalau kamu ada di sini. Aku harap hujan tak akan pernah berhenti, agar senyummu tetap bisa menyelimuti hati.
Kalau kamu ada di sini. Aku harap waktu berhenti, agar detik bersamamu terasa abadi.
Kalau kamu ada di sini. Berceritalah semaumu. Setiap pori dinding akan merekam. Gemanya akan terngiang, tertabung di ingatanku.
Kalau kamu ada di sini. Aku tak akan takut pada gelap lagi.
Kalau kamu ada di sini. Tempat ini akan menjadi lokasi ternyaman di dunia yang pernah dimiliki bumi.
Kini, kuharap segala kalau itu menghilang dan terlebur bersama sepi.
Kamu. Aku. Benar benar ada di sini.