Tentang Saya

Selasa, 25 November 2014

New Born




Hidup ibarat pecahan-pecahan puzzle yang satu persatu harus kita temukan bagian-bagiannya. Untuk menemukan setiap potongan puzzle itu, kita harus melewati suatu transisi. Transisi dimana kita akan selalu bertemu orang-orang baru, masuk kedalam kehidupan mereka, atau membiarkan mereka masuk. Kita akan menemukan satu potongan puzzle berikutnya setiap berhasil melewati masa-masa itu, masa dimana kita akan bertemu banyak orang, mulai terbiasa dengan lingkungannya , dan tentu dengan beberapa masalah baru yang bahkan asing.

Ada beberapa waktu dimana kita hanya perlu membiarkan mereka masuk dan singgah, bukan untuk menetap. Ada beberapa orang yang tadinya kita anggap penting dan kemudian cukup untuk kita tahu namanya saja. Ada beberapa orang yang harus kita hapus dari daftar. Hidup ini soal menemukan, temukan mereka yang membuat kita nyaman, yang membuat kita hidup. Yang mengarahkan kita pada setiap potongan puzzle baru, bukan mereka yang membuat kita mengalami penurunan kwalitas diri. Bukan mereka  yang memeluk kita lebih erat agar mampu menancapkan pisau lebih dalam, mereka yang palsu. Ada beberapa orang yang jika menemukan mereka adalah seperti berjalan melewati labirin dan bertemu jalan buntu. Kita hanya perlu bergerak melewati labirin itu, menemukan jalan keluar.

Tapi ada mereka yang kita simpan dalam-dalam, yang menemukan mereka adalah suatu anugerah hidup, yang kehilangan mereka membuat kita ketakutan setengah mati. Ada beberapa dari mereka yang membuat kita menyesal untuk telah tidak menemukan mereka lebih awal. Ketika menemukan mereka selalu terasa seperti lahir kembali. Adalah orang-orang yang berada di barisan yang kita genggam erat-erat. Yang membuat kita tak pernah menyesal menghabiskan seumur hidup untuk menemukannya. Dan lagi, hidup ini soal menemukan. Temukanlah mereka yang membuatmu menjadi lebih baik di keesokan harinya, membuatmu lebih dekat dengan Tuhan, patuh kepada orang tua, lebih lihai menjaga lisan dan perasaan, membuatmu meninggalkan perdebatan, dan membuat hatimu bersih dari iri dengki. Karena dengan menemukan mereka, kita seperti terlahir kembali.

Senin, 24 November 2014

Happy Birthday, my Birthday Boy!

12 November 2014


       Aku tidak pernah lupa hari itu, ketika seisi ruangan menyanyikan lagu "selamat ulang tahun". Lalu kamu tersenyum kepadaku, memberikan isyarat keterkejutan. Semua orang bertepuk tangan sesaat setelah deretan lilin-lilin penggenapan usia itu kau tiup. Selamat ulang tahun, sayang. Tidak pernah habis pengharapan-pengharapan baik untukmu. Aku, keluargamu, keluargaku, teman-teman kita, kami semua menyayangimu. Terima kasih karena selalu bersedia berada di deretan terdepan untuk membahagiakanku. Selamat bertambah usia, sayang. Selamat bertambah bahagia, ya.

Kau mengisiku saat aku merasa kosong  
Melegakanku saat aku merasa sesak   
Memelukku saat aku merasa seorang diri   
Mendoakanku saat aku merasa jauh 

Aku tahu bahwa berjalan bersamaku tidaklah mudah   
Inginku berubah-ubah dan emosi burukku berputar-putar di tempat yang sama   
Tapi di matamu, aku selalu jadi apa yang paling kau inginkan   
Seakan semua yang buruk yang ada pada kita, hanyalah bonus dari jatuh cinta 

Sayang, sayangi aku terus ya..
Karena kau selalu jadi sepenuh yang kau mampu untukku   
Tidak kurang, dan tidak pernah berharap lebih 




Sabtu, 08 November 2014

Mini Drama 'Ada Apa dengan Cinta?"



After 12 years...

Cinta          : "Jadi beda satu purnama di New York dan di Jakarta?"
Rangga     : "Detik tidak pernah melangkah mundur, tapi kertas putih itu selalu ada. Waktu tidak pernah berjalan mundur dan hari tidak pernah terulang. Tetapi, pagi selalu menawarkan cerita yang baru, untuk semua pertanyaan yang belum sempat terjawab".

Kamis, 06 November 2014

Matahari di Seberang Meja


Pantas saja di sini udara memanas
Ada satu matahari lagi yang terbit di seberang meja
Bersinar, merekah, energi yang membuncah
Ada kecintaan yang tak hirau bersembunyi,
menyeruak keluar memecahkan sepi.


Terang saja dunia jadi benderang
Sebutir matahari bersinar di seberang meja
Sinarnya dekat, menyusup masuk kulit hingga sudut tersulit
hati,
pikiran,
jiwa,
mengusir tikus dan ngengat penyuka lembab.


Tentu saja kau pusat tata surya
dengan planet dan bulan mengitari sempurna
Aku di seberang meja adalah planet yang mengembara,
tak berinduk, tak bertuan.
perlahan jatuh dalam daya tarik Tuan.